Untuk menyelesaikan tugas kuliah, aku harus meminjam buku dari teman. Tapi, sayang bukunya sedang dipinjam oleh teman ceweknya. Dia menyarankan untuk menelepon temannya, siapa tahu sudah selesai. Dia lalu memberi nomor telepon, kucatat dan langsung aku menelponnya. telepon diangkat, suara cewek menyapa dari seberang sana. Waktu...

Malam tahun baru 1998 yang lalu, gue diundang ke suatu pesta anak-anak muda kalangan the have. Pestanya diadakan di suatu villa di Curug Sewu, di kaki gunung Salak, jalan masuknya cuma buat satu mobil. Kebetulan gue dan temen gue Ferry dateng yang paling belakang dan...

Panggil saja aku Vel umurku sekarang 27 tahun, sekarang aku bekerja pada sebuah perusahaan di salah satu kota di negara bagian New Hampshire. Aku cukup salut dengan website ini. Dan singkatnya aku tertarik untuk mencoba menceritakan apa yang aku alami dan kujalani sampai saat ini....

Kisah yang ingin brader kongsi bersama ini adalah mengenai siri pengalaman brader dan member-member di sebuah kampung di pendalaman Negeri Pahang. Kampung brader terletak memang agak jauh di pendalaman Negeri Pahang, kira kira sekitar Tasik Bera. Sesiapa yang kaki pancing tahulah mana area yang brader...

Brader percaya tentunya pembaca ternanti-nanti sambungan kisah brader dalam part 1. Kepada member pembaca yang hantar email, brader mintak maaflah kerana tak dapat respond permintaan kau orang setakat nii. Sambungannya...

Cerita ini benar-benar berlaku kepada aku, Kejadian in baru sahaja berlaku pada bulan Januari 1999 yang lalu. Aku berkenalan dengan seorang pramugari Pelangi Airways. Namanya Zarina (nama samaran). Zarina bekerja dengan MAS sebelum ini tetapi terpaksa berhenti kerja kerana mengandung anaknya. Zarina ini memang cukup...

I ambik spm tahun 1992.study untuk spm memang i buat betul2 sungguh pun i ni sebenarnya pemalas jugak.tapi bila tiba spm i study sungguh2.macam nak gila. sure u all takkan percaya.maklumlah masa kecik dulu dah kena f**k,lepas tu masuk asrama pun kena f**k lagi,sure u...

Cenit bersandar di dinding, gadis itu duduk sambil memeluk kedua lututnya. Setengah busana atasnya masih rapi tapi seluruh rok dan celananya sudah terbuka. Menampakkan kedua paha yang putih mulus dan montok. Sementara tumpukan daging putih kemerahan menyembul di sela rambut-rambut hitam yang nampak baru dicukur. Sedikit...

“Masih lama mereka kembali, Liani?” tanyaku asal saja sambil meraih gelas minumku. Gadis itu menatapku lurus-lurus di mataku. Entah apa yang ada dalam benaknya malam ini. “Entah.” Katanya sambil menggeliat, merentangkan tangannya, kedua pangkal lengannya terangkat ke atas menampakkan ketiaknya yang bersih. “Mungkin dua puluh menit...