Cerita Sex

VinyStory – My Queen My Inspiration – Ankoru

Siang ini udara begitu panas, tapi ini tidak menyurutkan tekadku. Aku harus mengantri untuk masuk ke Balai Sarbini, karena ini adalah konser JKT48 yg akan dimeriahkan oleh banyak ex member. Tapi tujuanku bukanlah itu, aku ingin memberi kejutan kepada pujaan hatiku, Ratu Vienny Fitrilya. Terakhir aku menghubunginya adalah 3 hari yang lalu, kukatakan bahwa aku sedang sibuk2nya dan harus fokus menyelesaikan tugas akhirku. Aku jadi teringat 2 tahun yg lalu saat Viny memberiku kejutan di Jepang, aku ingin kejutan kali ini lebih baik darinya saat itu.

Aku sengaja memilih posisi di belakang, aku hanya ingin merasakan atmosfer yang berbeda, sudah bertahun2 aku tidak pernah menyaksikan konser JKT48, jadi aku hanya ingin menikmati konser kali ini, dan lagi kata para member, konser kali ini memberikan sangat banyak kejutan. Jeeee Keee Tiiii Fortyeeeiigghhhttt, ahhhhh suara DJ ini selalu kurindukan, ini pertanda konser akan dimulai. Huuffftttt, aku deg2an, gak sabar melihat kekasihku tampil di atas panggung.

J Joyfull, K Kawaii, T Try To The Best, Jeketi Fortyeight, ternyata lagu pertama dibuka oleh Shonichi, sebuah lagu yang memberikan kita semangat, baik para member maupun fans. Lagu dengan nada yang simpel dan lirik yang ringan namun memiliki makna yg begitu dalam. Wait wait, formasi ini tampak begitu asing, wahhhh ternyata lagu ini dibawakan oleh para ex member. Semua penonton bersorak, meneriakkan chant2 yg aku tidak mengerti.

Melody, Naomi dan Yona tampak begitu semangat, Veranda, Jeje dan Nabilah pun terlihat begitu lincah, masih sama seperti saat mereka masih menjadi member dulu. Para member memang menepati janji, baru di lagu pertama mereka sudah memberi kejutan. Aku ikut berteriak karena merasakan atmosfer yg begitu beda. Aku berada di tengah2 para fans fanatik JKT48, sungguh luar biasa. Setelah selesai lagu pertama, masuk ke lagu kedua, aku lupa judulnya tapi para member Gen 8 lah yg membawakan lagu2 ini. Mereka tampak masih fresh dan imut2, tapi yg kutunggu masih juga belum muncul. Aku masih deg2an menunggu pujaan hatiku tampil.

Baca Juga: Kumpulan Cerita Dewasa Ngentot Adik Ipar

Tibalah lagu ke 3, begitu musik menyala, aku langsung tau ini adalah lagu Scrap & Build milik tim KIII, mataku fokus, aku mencarinya. Dan Viny pun keluar, OH My God, Himawariku, tampak begitu anggun, liukan tubuhnya yg begitu kurindukan kini dapat kunikmati lagi. Para fans berteriak, akupun ikut berteriak saat nama Viny disebut. Viny dan Yupi tampil dengan menawan, gerakan mereka begitu lincah, membuatku terpana.

Lagu ini pun ditutup dengan sorak sorai penonton yg berteriak memanggil oshi mereka masing2. Lagu demi lagu menghibur kami semua, aksi para member memukai para fans mereka yg terkenal loyal, 9 tahun sudah JKT48 menemani mereka, menghibur mereka dan berjuang bersama mereka, aku terharu melihat perjuangan para member dan fans.

Entah di lagu ke berapa, tapi sebuah intro yg sangat kukenal, ini adalah lagu favoritku, yaa, Himawari. Aku merindukannya, merindukan lagu ini dan yg membawakan. Tiba2 Viny berjalan dari lorong di belakangku, menuju ke additional stage yg di pasang di tengah2 penonton, kami semua bersorak. Kulihat Viny berjalan menuju panggung tambahan, matanya sempat melirik sehingga mata kami bertemu. Ohh noo, semoga dia tidak melihatku. Viny terus berlalu, namun tiba2 dia kembali menoleh dan melihat ke arahku. Aku hanya bersembunyi di balik penonton lainnya. Suasana yg agak gelap memang menyulitkannya untuk mengenaliku.

Ahhh, lagu inilah yg mengantar kepergianku ke Jepang 3 tahun yg lalu. Lagu inilah yg memberiku semangat setiap hari, lagu inilah yg selalu menghadirkan Viny dalam bayang2ku, dan kini lagu ini kudengar dan dibawakan oleh kekasihku. Aku benar2 menikmatinya, liriknya mampu menghipnotisku, suara riuh para fans perlahan2 menjadi hilang, dan hanya ada suara Viny yg sedang bernyanyi di hadapanku. Akupun tersenyum.

Tapi beberapa kali Viny menoleh ke arahku, apakah dia curiga? Apakah dia tau? Ribuan orang memadati tempat ini, namun pandangannya selalu menuju ke arahku, apakah ini yg dinamakan kontak batin? Aku tidak begitu memikirkannya. Aku hanya ingin menikmati aksi panggung dari Ratu Vienny Fitrilya, calon istriku yg kucinta ini. Mereka para member akhirnya berkumpul di main stage, hingga akhirnya lagu Himawari pun selesai.

Tidak terasa 3 jam telah berlalu, dan masuk ke lagu terakhir. Lagu Arigatou menjadi penutup konser kali ini dan dibawakan oleh All members. Entah ada berapa banyak member JKT48 kali ini. Mereka begitu banyak hingga membutuhkan additional stage.

Terimakasih dari hatiku
Kedatanganmu membuatku benar-benar merasa senang
Ku ingin engkau untuk berjanji
Di saat tak bersamaku
Terus berpikirlah tentang diriku ini

Terimakasih ‘tuk hari ini
Ada bersama denganku
Aku berterima kasih
Selamat tinggal tak kan ku ucap
Bisa bertemu denganmu
Sekali lagi di sini hingga saatnya

Lirik yg begitu menyentuh, beberapa member terlihat menangis menyanyikan lagu ini. Pertunjukan pun selesai, beberapa ex member bergabung bersama para member. Tiba2 sebuah chat masuk ke HPku berbunyi, “Awas ya, liat aja ntar (Icon berkedip)”, wah ternyata ini chat dari Viny dgn nada mengancap tapi menggunakan icon berkedip. Hmmmm, rupanya dia sudah tau aku di sini.

Melody menyampaikan pesan, terima kasih buat para member JKT48, buat para Gen 1 yg masih tersisa yg tidak pernah lelah menjaga nama baik JKT48, tidak pernah lelah mendidik adik2nya hingga menjadi pribadi yg tangguh, tidak pernah lelah menghadapi badai yg terus menerpa, terima kasih juga buat JKT48 yg telah menjadi rumah kedua bagi kami, tempat kami berkeluh kesah, dari saat menjadi member hingga kini sudah bukan member lagi, dan yg terpenting, terima kasih buat para Fans, 9 tahun telah menemani kami, dari bukan siapa2 menjadi seseorang yg bisa kalian liat di atas panggung ini. Melody menyampaikan pidatonya dgn penuh motivasi, penuh semangat yg ditujukan untuk adik2nya, penerusnya.

Buat Kinal, terus semangat ya, Bu GM kita yg baru nih, pokoknya jangan pernah menyerah, jgn pernah mengeluh, terus semangat. Lalu Kinal pun memberikan pidato penutup. Beberapa ex member berdiri mengenakan seifuku di atas panggung. Naomi dan Yona saling merangkul, mereka grad tahun lalu. Nabilah jg tampak begitu sumringah, karena kembali ke panggung yg telah membesarkan namanya.

Kinal pun menutup pidatonya dgn memberi pesan kepada adik2 gen 7 dan 8, merekalah penerus JKT48, teruslah berlatih dan berkarya, menjaga nama baik JKT48 hingga para fans melupakan kita. Kata2 Kinal disambut oleh tepuk tangan penonton. Saatnya kita mengucapkan terima kasih sekali lagi, Seeenooooo (Kata Kinal), lalu tiba2 ehh tunggu dulu. Lalu semua mata tertuju pada Viny, “ada apa sayang?” Kata Kinal.

“Aku mau ngomong sesuatu”, kata Viny, lalu diikuti oleh suara gemuruh penonton yg mulai berspekulasi. Para member saling lihat satu sama lain, menebak apa yg akan terjadi. Lalu Viny pun memberikan pidatonya, “Gak terasa ya 8 tahun sudah aku menjadi keluarga besar JKT48, gk terasa jg kini aku punya adik2 yg banyak sekali. Semua sudah kulalui, kalian inget gak waktu pertama kali aku mengatakan bahwa aku ingin meraih mimpi bersama kalian?” Lalu disambut dgn gemuruh penonton, “Ya, inilah mimpiku saat ini, bukan menjadi orang besar, bukan menjadi org sukes, tapi menjadi seseorang yg lebih baik dari sebelumnya dan masih melihat kalian mendukungku hingga saat ini”. Beberapa member melihat tajam ke arah Viny, dan beberapa diantaranya mulai menangis.

Viny meneruskan pidatonya, “Mimpiku adalah mengetahui bahwa kalian tetap mendukungku, terus memberiku semangat”, “Ada fans yg terus semangat dan tidak kenal lelah mendukungku dari pertama aku masuk JKT48 hingga sekarang, walaupun tidak sedikit juga yg sudah melupakan aku”, kata2 ini kembali disambut dgn suara gemuruh penonton. Aku sudah tau ke mana arah pidatonya. “Apa yg kudapat selama 8 tahun ini adalah sebuah pelajaran hidup yg tidak akan pernah terlupakan, aku belajar banyak hal dari kakak2 Gen 1, aku belajar tentang semangat dari adik2, dan aku belajar tentang semangat dan pantang menyerah dari para fans yg terus mendukungku, dan kini semua pelajaran itu cukup mengantarkanku untuk meraih mimpi di luar JKT48”, sebagian besar member pun menangis. Tidak sedikit jg penonton mulai meneteskan air mata, akupun terharu.

Suara gemuruh penonton makin terdengar jelas, “Untuk itu, aku Ratu Vienny Fitrilya dari Tim KIII, menyatakan lulus dari JKT48”, tangisan pun pecah di antara para member. Penonton bersorak, banyak yg menangis. Kinal, Naomi, Yona, Lidya dan beberapa member lainnya memeluk Viny, mereka semua menangis. Suasana konser kali ini berubah menjadi begitu haru dan sedih. Salah seorang penonton di sebelahku berteriak, “Semangaaaaat Vinyyyyyyy”, suaranya begitu memekikkan telinga. Terdengar banyak sekali suara2 yg terus menyemangati Viny. Tidak terasa air mataku pun menetes di pipi. Viny sudah 8 tahun menjadi keluarga besar JKT48 dan kini dia telah menyatakan kelulusan. Sebuah keputusan yg sangat mengejutkan.

Konser pun berakhir, aku menuju Apartment yg telah 3 tahun tidak pernah kukunjungi. Kamar ini terlihat begitu terawat, begitu rapi dan bersih. Kulihat ada sebuah foto berukuran lumayan besar dengan bingkai yg indah menghiasi dinding Apartmentku, itu adalah fotoku dan Viny 2 tahun lalu saat kami berjumpa di Jepang. Saat sedang memperhatikan foto tersebut, tiba2 pintu Apartment terbuka, kulihat Viny sedang menatap ke arahku. Tiba2 dia berlari dan menerjangku, Viny memelukku dengan erat. “Jahat bgt sih gk ngasi tau mau pulang”, kata Viny. Aku hanya tersenyum. Kami berpelukan begitu erat, “Sayang, aku mau ngajak kmu ke suatu tempat”, bisikku ke Viny. “Ihh gk mau, aku mau berduaan di sini”, jawab Viny.

Kami terus berpelukan, “Sayang, yuuk, aku pingin ngasi tau sesuatu”, kataku, “Ihh apaan sih, masih kangen tau” jawab Viny dgn manja dan gk mau melepas pelukannya. Akhirnya Viny pun lelah dan melepaskan pelukannya. Kutarik tangannya menuju mobil.

“Mau kmana kak?” Tanya Viny, aku tidak memberitahunya, aku hanya ingin memberi kejutan padanya. Viny terus memeluk lenganku dan tiduran di pundakku. Rasa kangen yg benar2 lama terpendam kini dapat dicurahkan kembali. Lagu Bon Jovi, Thank You For Loving Me menemani perjalanan kami. Tibalah kami di Ancol, “Ihh kok ke Ancol kak?” Tanya Viny. Aku tidak menjawabnya dan hanya menarik tangannya. Kuajak dia menuju ke sebuah restoran. Viny pun tersenyum.

Kami duduk di sebuah meja yg telah kupesan kemarin. “3 Tahun lalu kita pernah kencan di sini, namun batal, karna kmu sakit”, kataku, disambut dengan senyuman hangat dari Viny. Makanan kecil telah kupesan, beberapa meja terisi dan ada Live Music saat itu. Kami berdua tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan kami saat ini. Kami berdua kadang tersenyum sendiri, karena telah bertemu dgn belahan jiwa yg sudah lama berpisah.

It’s a beautiful night,
We’re looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.

Sebuah lagu dari Bruno Mars dibawakan oleh Band yg sedang menghibur pengunjung restoran kali ini. Inilah saatnya, akupun berdiri mengambil sebuah gelas kaca lalu memukulnya perlahan dgn sendok. Viny tampak kebingungan melihatku.

I need your attention please, kata2ku sedikit keras, lalu semua mata tertuju padaku, band masih menyanyikan lagunya namun dgn volume yg lebih kecil seolah2 menjadi backsound dari pidatoku kali ini. “I’m sorry to disturb your dinner”, “Tapi ada hal penting yg ingin kusampaikan, 3 tahun lalu adalah kencan pertamaku di tempat ini”, “Dan kini, aku ingin berbagi kebahagiaan bersama kalian semua.”, semua pengunjung tampak antusias melihat ke arahku.

Lalu aku menarik tangan Viny, menyuruhnya berdiri, kemudian mengambil sebuah kotak kecil dari kantong celanaku. Lagu Marry You pun terdengar makin keras. Band tadi semakin semangat menyanyikan lagunya. “Sayang, aku gak bisa berkata2, jadi aku hanya ingin mengutip lirik lagu itu, It’s a beautiful night, We’re looking for something dumb to do. Hey baby, I think I wanna marry you.”, akupun menunduk dan memberikan sebuah cincin emas yang dihiasi berlian kepada Viny. Kulihat wajah Viny menatapku begitu dalam, dia meneteskan air mata dan tersenyum ke arahku. Viny membangunkanku dan kamipun berpelukan, lalu Viny mengatakan “Aku mau, aku mau nikah sama kk, akuu mauuuu” Viny berteriak sambil menangis bahagia. Tepuk tangan para pengunjung menambah rasa bahagiaku malam ini, ditambah lagi para pelayan dan manajer restoran yg datang menghampiri kami dan memberi selamat pada kami.

Para pengunjung satu persatu menyalami kami, ada jg yg memelukku dan memberikan selamat. Aku telah menyebarkan kebahagiaan yg ada di dalam hatiku saat ini.

Bila nanti saatnya tlah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana kemari dan tertawa

This song we dedicate to two people who are happy tonight, congratulations Viny and Andre. Vokalis band tersebut juga ikut memberiku selamat. Malam ini begitu sempurna bagiku. Tangis dan tawa menjadi satu, rasa bahagia yg tiada duanya telah kurasakan. Aku merasa menjadi lelaki sempurna, kebahagiaanku telah kuraih bersamamu.

Suasana restoran menjadi meriah, semua orang bahagia, kami telah membawa kebahagiaan di sini. 3 Tahun lalu, aku melihatmu kesakitan di tempat ini, dan sekarang aku melihatmu bahagia di tempat ini. Kini, Nanti dan Selamanya, I Love you Ratu Vienny Fitrilya.

Related Post